Kamis, 25 Agustus 2011

Stang Jepit di Vixion


modifikasi motor kali ini berbau variasi standar yang biasa orang lakukan. stang jepit banyak di pakai modifikator sebagai bahan modifikasi utama. memang terlihat bagus saat di pasang tetapi apa manfaatnya. memang pasti banyak kekurangannya, lebih baik kita kupas tuntas buat pembaca sekalian yang ingin memakai stang jepit di vixion kesayangan ente.. langsung simak aja yukk. CMIIW..!!




berawal dari penasaran, semenjak beli stang jepit merk DBS thailand, akhirnya ane pasang di vixion ane setelah 1bulan stang jpit tsb nganggur di gudang ane. kalo ga pasang memang penasaran, kalau di pasang ternyata hasilnya bikin encok rider yg 'akan' memakainya dengan jarak +/- 12km PP setiap harinya. tetapi pengalaman ane memakai stang jepit ini baru 10 menit saja. dan itu memang bisa di bilang pengalaman. hhe:D
kita mulai saja lampunya... -->

dari segi harga, stang jepit DBS ini cukup mahal, 200rb ane tenteng dari otista punya. tetapi bobot dari pada stang jepit ini tidak begitu berat. lalu apa saja yang akan kita dapatkan dari pemakaian stang jepit ini. Ada reaksi atas aksi yang kita tanamkan pada vixion kita. Bisa sisi positif, bisa juga sisi negatif.
dasi segi negatif ada beberapa hal:
1. dengan pengalaman pemakaian 10 menit dari bengkel ke rumah, pemakaian stang jepit sudah membuat
    saya mendapat gejala pegal linu dan encok2
2. penggunaan kendaran di jalan bukan aspal alias berbatu sangat membahayakan, karena kondisi stang yang
    tidak stabil dan mudah terbanting, apalagi kalau posisi stopper tidak di sesuaikan, pastilah tangan kita akan
    terjepit karena mentok tangki
3. shok depan akan menjadi lebih pendek karena posisinya yang memang harus di turunkan saat pemasangan.
4. karena posisi shok yang di turunkan, ketika kita melewati polisi tidur terasa lebih keras dan mentok.

dari sisi positifnya :
saya belum bisa mengetahui apa sisi positif ddaripada pemasangan stang jepit ini, mungkin motor akan menjadi nunduk sehingga feeling sport bike sangat kental teraja..

saran saya kepada para calon modifikator yang hendak mengganti stang standar anda dengan stang jepit vixion ini, di mohon berfikir 2 kali, karena tidak bermanfaat dan justru berbahaya. dari segi tampilan memang oke tetapi rasa bahaya juga kental terasa ketika kita menunggangi vixion kesayangan kita. so, pilih safety atau gaya. jawaban saya serahkan kepada pembaca.
mohon maaf jika ada salah kata, salam vixion riders.. :D

Minggu, 21 Agustus 2011

5 bulan (my Experience) V-ixion

Tak terasa 5 bulan sudah tunggangan ane yg cmiiw ini di angkut dari pada dealer Yamaha di sudirman. Suka duka telah ku terima daripadanya. Sedih rasanya jika kita tak akan berpisah 5 tahun lagi karena saya pasti mengiinginkan motor terbaru saat itu :D .
  Kita mulai saja, gw PonangAdi, dan ini pengalaman gw (catatan si boy 'style'), sebagai pengendara motor dengan jarak tempuh +/-12km per hari nya, performa/kondisi mesin, maupun kondisi fisik dari motor pastilah menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian kita. Agar perjalanan aman dan tetap 'gaya' sampai di tempat tujuan,"karena keluarga anda menunggu di rumah" ^_^.
  Kita bedah satu persatu dari pada vixion saya ini dari segi tampilan, sampai detil fisik keawetannya.
yang pertamax dari segi performa. Sebagai pelajar, tidaklam kuasa bagi saya untuk memberi pertamax-plus untuk mesin full injeksi yang di usung vixion ini, dengan nilai oktan 92, bagi saya sudah cukup memuaskan untuk mendongkrak performa si vixi tsb. kalau soal konsumsi BBM tidak usah di tanya lagi, karena menurut saya, vixion adalah motor sport ter-irit di kelasnya. Pulang-pergi, Margamulya-Galaxy bekasi sudah jadi makanan saya setiap hari, di tambah kegiatan yg mengharuskan saya memutar tuas gas di luar jam kerja. Biasanya saya membeli Pertamax92 seharga 50ribu tiap kali pertemuan dengan mas/mbak dari pertamina. Dengan konsumsi rata2 8liter tiap kali pengisian, jarum bensin baru akan menunjuk titik nol setelah 7-11 hari mengaspal. WOW, nilai yang mengejutkan bukan untuk sebuah motor sport 150cc.
tidak luput dari perhatian saya performa penurunan kecepatan / rem, sangat mengecewakan memang motor model sport 150cc masih menggunakan tromol yang kategorinya untuk motor dengan performa rendah. terbesit di pikiran ingin mengganti tromol dengan rem Cakram set PSM, tetapi apa daya terus tertunda. Dan karena itu pula, soal pengereman saya tidak akan bicara lebih karena hanya bisa menunduk di hadapan Honda supraX 125 pgmFi. T_T
dari segi tampilan bisa di bilang cukup, tiba berani berkata 'Lebih' karena memang dari awal saya mencari motor sport dengan permorma Cmiiw. :D.. tentunya ga bikin kantong pelajar jadi amplop doang. Dengan tambahan cover engine, membuat vixion tampil lebih garang, tak bisa di pungkiri memang butuh uang cukup besar di mata pelajar untuk membuat tampilan vixion terasa lebih Macho. Tetapi apabila satu racun saja berhasil masuk, memang sangat sulit untuk di netralisirkan. maka hubungi bengkel variasi terdekat anda.
Sisa-sisa pengalaman saya dengan vixion tidak banyak berbeda dari artikel tentang vixion yang dapat kita cari di google. kiranya hal di atas cukup bermanfaat, dan menjadi referensi bagi anda yang ingin meminang vixion ini dari dealer. :)