Minggu, 01 Desember 2013

Mengambil Keputusan Sulit


pada tulisan kali ini saya akan membagikan pengalaman saya amengenai pengambilan keputusan...
dalam beberapa tulisan terakhir, saya banyak membahas tentang 'Pindah Jurusan' dalam perkuliahan, dan inilah awal dari kepindahan jurusan yang saya lakukan, dengan mengambil keputusan yang akan berdampak besar pada masa depan saya...

hmmm... sebuah kata yang sangat simple, tapi berdampak sangat besar terhadap kehidupan... Setiap manusia, pada saatnya akan di hadapkan kepada pilihan-pilihan yang sangat berat, dan keputusan yang akan kita ambil akan sangat berpengaruh dengan apa yang akan kita lakukan di masa depan... Dan ini adalah saatnya bagiku untuk mengambil keputusan itu, keputusan untuk keluar dari universitas tempatku kuliah saat ini, yaitu Sanata Dharma, tepatnya keluar dari prodi TI. awalnya memang banyak pertimbangan yang di hadapkan padaku, mulai dari biaya yang sudah di keluarkan, waktu yang akan ku buang, kehormatan diriku sendiri, dan masih banyak lagi pertimbangan yang menyurutkan niat untuk pindah. Tetapi faktor ketidaknyamananku disini lebih besar dari itu semua, jika itu masalah biaya yang sudah di keluarkan, aku bersyukur mempunyai orangtua yang mampu membiayakan ku untuk kuliah sekali lagi di tempat yang berbeda sesuai dengan minat dan bakatku, untungnya aku belum membayar uang sekolah secara utuh hhehe. dan pertimbangan kedua mengenai waktu. Ya dengan ini aku telah kehilangan waktu selama 2 tahun, tetapi apa jadinya jika aku menjalani ketidaknyamanan ini selamanya, aku akan kehilangan kebahagiaan dan semangatku untuk tumbuh.



mengambil kata-kata dari sesepuh Mario Teguh, "sebagai anak muda, kita harus berani mengambil resiko, jangan menunggu hingga kita tidak cocok lagi untuk mengambil resiko, selagi muda, ambilah resiko sebanyak2nya dan belajarlah dari situ" (kurang lebih seperti ini) itu salah satu kalimat yang memotivasiku. dengan itu aku sadar bahwa aku masih muda, selama ini aku merasa sudah terlambat untuk melakukan hal seperti mengambil resiko, but, hey i'm still 19 years old here... hahaha...
seorang pendeta, di kota Solo juga sempat memberiku motivasi lewat kata2nya. Saat itu dia berkhotbah tentang mengambil langkah yang radikal, dan percaya bahwa Tuhan menyanggupi kita. selama ini aku sudah terlalu sedih akan keadaanku, aku berfikir, kenapa aku bisa sampai di tempat ini, kenapa Tuhan merencanakan hidupku seperti ini, seharusnya aku tidak boleh sedih, jika tahu Tuhan sedang membangun jalan yang baik untukku.. Dan aku sadar ini adalah berkat Tuhan yang paling luar biasa di dalam hidupku, aku menganggap pengalamana yang kujalani selama di Jogja sini merupakan retret terlama dan paling banyak pelajaran yang ku dapatkan. Dengan segala keletihan hati, keputusan yang radikal, langkah2 penting dan sulit ini, aku ingin membagikannya kepada orang banyak, dan menjadikan hidupku sebagai pelajaran yang berarti dan memotivasi orang lain...

kembali lagi soal mengambil keputusan, ada beberapa hal yang harus kita persiapkan..
Pertama: kita harus memikirkan resiko yang akan kita hadapi setelah mengambil keputusan
kedua: menimbang-nimbang apakah keputusan yang kita ambil tersebut adalah tepat
ketiga: kita harus membuat rencana matang, tentang hal apa saja yang akan kita lakukan setelah mengambil keputusan
keempat: kita harus menyakinkan diri kita atas keputusan yang akan kita ambil akan berdampak baik pada diri kita
kelima: mengkaji kembali apakah keputusan kita adalah tepat, kita harus banyak belajar dari pengalaman orang lain yang pernah di hadapkan pada situasi yang kurang lebih sama seperti kita saat hendak mengambil keputusan
keenam: ambil keputusan dengan tegas dengan segala pertimbangan yang telah di diskusikan dan berbagai macam resiko yang akan di hadapi
ketujuh: untuk menyempurnakan keputusan yang akan kita ambil, inilah yang terpenting, Percaya dan Berdoa bahwa keputusan yang kita ambil adalah tepat, dan inilah jalan yang Tuhan rencanakan untuk kita..
hmmm, itulah pengalaman yang saya hadapi dalam mengambil keputusan.. awalnya memang sulit, tetapi aku bersyukur, aku masih mendapatkan dukungan untuk ini, banyak motivasi yang tepat dan mengena di dalam diriku, sehingga aku berani mengambil resiko di balik keputusan ku ini.

hal hal yang akan terjadi selanjutnya akan ku bahas di dalam tulisan selanjutnya... saat ini aku hanya bisa berbagi pengalaman singkat mengenai keputusan, dan persiapan dalam mengambil keputusan yang sangat sulit tersebut. dalam beberapa bulan aku akan membagi pengalamanku atas hasil keputusan yang radikal ini...
semoga bermanfaat, Tuhan meyertai kita semua ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar