Sabtu, 11 Januari 2014

Ketegasan

Tulisan kali ini gue cuman pingin membagikan pengalaman kecil tentang pentingnya ketegasan dalam bertindak. Malam ini, 11 Januari 2014, gue kembali melakukan hal bodoh, kesalahan sepele, tetapi merugikan. Bermula dari acara pesta natal di sekolah Pax, sekolah yang sudah 6 tahun menemani derasnya jalan hidup gue, *hazzekk. Saat itu gue udah sangat berniat untuk datang ke pesta natal di sekolah. Tetapi sesampainya di sekolah, seperti ada perasaan yang menahan untuk masuk ke gedung sekolah dan memilih diam di mobil. BODOH, satu kata yang tepat mewakili sikap gue saat itu. Karena gue tau, ada si mantan di sana, yang sampai saat gue menulis ini masih dalam hubungan yang tidak baik. Kebetulan gue parkir di sebelah Avanza silver, yang kemungkinan besar akan mengantarkan dia pulang. Tetapi sebelum dia menuju mobil untuk pulang, gue memutuskan untuk kembali pulang lebih dulu. Dan apa yang terjadi di rumah, setelah gue berfikir tentang hal ini adalah sebuah kesalahan besar yang berawal dari ketidak tegasan gue dalam bersikap.

TEGAS!! itulah pelajaran berarti yang bisa gue ambil hari ini. gue memilih menuliskan pengalaman ini karena ada satu kesalahan besar disertai pelajaran berarti yang bisa gue ambil dari kejadian sederhana ini. 'Nyesel' adalah perasaan yang tersisa ketika gue sampai di rumah, karena jika saja gue saat itu tegas untuk masuk ke dalan acara pesta natal tersebut, yang dari awal sudah gue rencanakan dan bahkan sudah sampai di depan gedung Pax, gue bisa saja mengadakan dialog sederhana bersama si mantan yang sudah mempunyai pasangan lagi, setidaknya dapat menjalin hubungan baik kembali. Keadaan gue saat ini, seperti mempunyai musuh, dan sangat melelahkan. Buat gue hal ini tidak bisa untuk tidak dipikirkan. HAAHH... berawal dari ketidak tegasan, menjadi rasa penyesalan sepanjang malam. 

kalau si 'Ada Kehidupan Baru' (arti nama dari si mantan pertama) membaca artikel gue yang satu ini, pesan singkat gue: hey, I just wanna make a little conversation  with you directly... can you? 
seandainya saja bisa, mungkin tidak akan menjadi percakkapan kecil, tetapi percakapan yang panjang lebar dan sangat banyak dan besar. huffttttt gagal move on ini kayaknya, perasaan udah hampir sebulan gak mikirin, tetapi dengan adanya kejadian ini jadi teringat kembali...
yups, satu lagi pelajaran yang sangat berarti malam ini, -KETEGASAN-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar