Rabu, 05 Maret 2014

Nafas Terakhir di Dalam Perjuangan

Pagi ini gue denger berita tentang berpulangnya Jojon, alias Djuhri Masdjan, yang sudah sangat kita kenal sebagai pelawak berkarakter celana kedodoran se-dada, dan kumis ala' Charly Chapllin.
Gue denger berita ini dari radio, arah pulang dari stasiun. Di mobil sendirian membuat gue berfikir tentang estetika hidup...

untuk apa dan siapa kita hidup...?

apa yang kita perjuangkan dalam hidup...?

jalan mana yang kita pilih...?

dan banyak pertanyaan tentang hidup lainnya, tetapi itu semua hanya bisa kita jawab saat kita berada dalam keadaan 'Hidup' dan setelah itu, apa yang kita pikirkan dan kita lakukan saat kita menghembuskan nafas terakhir yang entah kapanpun itu, di tengah-tengah perjalanan hidup kita dalam memperjuangkan sesuatu...

gue yakin beberapa dari kita berharap dapat menyelesaikan segala masalah, problem, dan mencapai tujuan hidup sebelum kita berpulang ke tanah Tuhan. Pandangan ini yang menurut gue, harus sedikit kita geser, karena hanya akan menghasilkan penyesadal pada 'akhir' yang tidak kita kehendakan. Disinilah gue mengerti arti hidup dan mati yang sebenarnya, dan menrut pandangan gue...

kita mempunyai tujuan hidup, mimpi dan alasan dalam segala aspek kehidupan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di dalam 'perjalanan' kita dalam mencapai tujuan. Aku tidak akan menyesal dan akan sangat berbahagia ketika aku tahu, di akhir hidupku, aku telah memperjuangkan segalanya yang baik dengan sekuat tenaga, meskipun beberapa diantaranya tidak terdapat penyelesaian. setidaknya aku tahu, aku sudah melakukan semuanya 100% diriku, dan aku tidak menutup muka ku dengan topeng. inilah aku dan inilah hidupku, aku tidak perduli apa yang akan terjadi di tengah2 perjalananku, karena aku sudah melakukannya di jalan yang aku pilih!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar