Selasa, 03 Juni 2014

#3 Angkatan Berbeda...?

Sedikit dari kita yang punya pengalaman dalam merasakan keunikan ini. Ya, aku adalah salah satu orang yang berpengalaman dalam merasakan 3 angkatan (sekolah) yang berbeda. Seharusnya aku adalah siswa yang lulus tahun 2012, tetapi pada kenyataannya setelah melewati proses perjalanan hidup yang tidak mudah, aku lulus pada tahun 2013, dan saat ini aku memperjuangkan kursi perguruan tinggi di tahun 2014. Inilah yang kumaksud dengan 3 angkatan yang berbeda. Adakah dari kalian yang juga pernah merasakannya?

Setiap angkatan yang kurasakan mempunyai keunikannya masing-masing, mereka mempunyai kriteria umum yang berbeda, meskipun secara garis besar sama, tetapi ada keunikan kecil yang bisa ku ambil. Aku mulai masuk sekolah dasar pada tahun 2000, dimana itu adalah tahun bagi angkatan pertamaku, dan masa itu berlangsung selama 5 tahun sampai aku kelas 5. Saat itu aku sekolah di Marsudirini Bekasi, dan aku telah mendapatkan banyak sekali teman. Yang ku perhatikan dari angkatan pertamaku ini adalah mereka mempunyai sifat senioritas, dimana setiap orang yang ku kenal (teman seangkatan) merasa mempunayai tingkatan yang lebih tinggi ataupun merasa jauh lebih dewasa dibanding adik-adik kelas pada saat itu. Mungkin saja hal ini bisa terjadi karena sifat anak kelas 5 sd yang belum dewasa, karena masih dalam kategori anak-anak, belum mecapai masa pra-remaja. Tetapi hal mengenai senioritas ini tidak kutemui setelah aku tinggal kelas dan merasakan angkatan keduaku di SD Mahanaim Bekasi. Disana aku belajar banyak mengenai solidaritas atas batas status sosial, karena aku bisa mengenal teman-teman yang mempunyai keluarga dengan tingkat kemampuan ekonomi keluarga yang bisa dibilang kurang. Di Mahanaim aku belajar banyak mengenai nilai-nilai kehidupan yang sampai saat ini membawaku menjadi pribadi yang lebih baik dalam memandang kesenjangan sosial. Hal ini yang tidak kudapatkan saat aku bersekolah di Marsudirini yang meskipun mempunyai tingkat nilai pendidikan mata pelajaran yang sangat baik, tetapi fakta yang banyak kutemukan dan kurasakan adalah sifat anak-anak yang besar kepala atas tingkatan sosial ekonomi keluarga mereka yang diatas rata-rata. Tetapi hal itu semua bercampur antara angkatan pertama dan kedua, ketika aku aktif dalam kegiatan osis di SMA, kedua sifat yang berbeda itu bercampur antara kakak dan adik kelas. Kesimpulannya, sifat setiap angkatan yang kutemui didapat dari sifat umum setiap angkatan pada sekolah asal (SD) masing-masing. Karena pada masa kritis inilah kita membangun sifat umum yang akan menjadi sifat dewasa kita...
kalau soal angkatan baru alias 2014 ini, belum betul2 merasakannya, karena hanya sebatan teman bimble saja~ tetapi secara umum sama saja... :)