Rabu, 16 Juli 2014

Mencetak atau Menjadi

16-Juli 2014, sayang sekali aku tidak lolos dalam ujian SBMPTN, dan ini adalah keduakalinya aku mengikuti ujian ini. Tidak mungkin tidak sedih, karena aku menganggap usahaku sudah sangat getol untuk menggapai cita-citaku. Tetapi memang bukan jalanku dan memang bukan peruntunganku maka kesedihan itupun bisa ku manipulasi. Sehari setelah berfikir atas ketidaklulusanku aku mulai mecoba pola pikirku yang tidak biasa. Jika aku tidak bisa menggapai cita2ku yang begitu besar, kenapa aku tidak membatu mempersiapkan oranglain untuk menggapai cita2nya? entah kenapa pertanyaan ini muncul, apakah menjadi guru adalah panggilan buatku? Biarkan Tuhan yang menunjukkan jalanku :)



Mencetak atau menjadi. Aku masih mempunyai banyak kesempatan melalui jalur ujian mandiri di tahun ini, tetapi jalan itu tidak semudah yang aku pikirkan. Karena daya tampung yang terbatas, hal ini akan menjadi tantangan besar tersendiri bagiku. dan jika aku tidak bisa MENJADI apa yang aku inginkan, aku akan MENCETAK anak2 di masa depan untuk menjadi seperti apa yang tidak bisa aku gapai. Kurasa ini akan menjadi tantangan tersendiri buatku. Panggilan jiwa ini akan ku jawab ketika aku tidak bisa 'menjadi' tetapi sebelum itu tentu aku akan berusaha sesuai dengan porsi kekuatan dan kemampuan yang Tuhan rencanakan bagiku. ^_^

-Tuhan Punya cara-
kegagalanku yang bisa dibilang "sering" bukan lagi menjadi jurang, hal itu sudah menjadi makan siang buatku, dan kehidupanku yang sementara ini, kuserahkan kepada Tuhan yang menyediakan rencana terbaik bagiku ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar